Netralitas PCNU Kebumen

Pemilu Legislatif sudah diambang pintu, sudah menjadi kebiasaan, banyak orang bertanya, kali ini PCNU Kebumen berpihak atau mendukung partai apa atau mendukung caleg siapa, siapa yang direkomendasikan PCNU Kebumen untuk menjadi Caleg? Berikut penuturan ketua PCNU Kebumen Drs. KHM Masykur Razak ketika diwawancari oleh tim website PCNU Kebumen: pertama PCNU Kebumen secara kelembagaan menyambut baik pemilu legislatife 9 April 2009 semoga sukses demi terciptanya masyarakat bangsa yang demokratis dan berdaya. Kedua PCNU Kebumen tidak mau terlibat pada perdebatan Golput haram atau halal, karena memilih adalah hak masing-masing warga, silahkan warga NU untuk memilih calon legislative sesuai dengan hati nuraninya masing-masing. Ketiga PCNU Kebumen menyatakan netral alias tidak berpihak kepada suatu partai dan juga tidak merekomendasikan salah satu caleg. Silahkan warga NU memilih partai atau caleg yang paling bermanfaat khususnya bagi warga NU dan bangsa Indonesia pada umumnya. Kalau ada anggota pengurus PCNU kampanye untuk suatu partai atau calon legislative adalah diluar kebijakan partai atau atas nama pribadi bukan kelembagaan PCNU Kebumen. Keempat PCNU tetap konsisten untuk melakukan upaya-upaya pemberdayaan pada tingkatan grasroot demi terciptanya masyarakat mutamaddin (civil society). Kelima PCNU Kebumen adalah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang bergerak di bidang Agama, Pendidikan, Sosial Kemasyarakatan dengan berasaskan Islam ahlussunnah wal jamaah”

3 Komentar

Filed under Kebijakan, Politik, Publik

3 responses to “Netralitas PCNU Kebumen

  1. Masum

    Salam kenal.
    saya tergelitik untuk mengomentari penuturan Ketua PCNU Kebumen, KH. Masykur Rozak ketika diwawancarai oleh Tim Website PCNU, berkaitan dengan Pileg 2009. yang menarik menurut saya adalah pernyataan keempat tentang upaya-upaya pemberdayaan pada tingkat grasroot demi terciptanya masyarakat mutamaddin.
    Saya sebagai anak muda yang secara kultur adalah NU merasa perlu bertanya kepada Pengurus PCNU Kebumen. berikut pernyataan yang juga berupa pertanyaan:
    Apa upaya-upaya yang dilakukan oleh PCNU sebagai wujud Konsistensi NU melakukan upaya-upaya pemberdayaan pada tingkatan grassroot? karena kalau kita berbicara grassroot NU saya yakin itu adalah wilayah Pedesaan yang sebagian besar bermata pencaharian Petani. Upaya apa yang dilakukan oleh NU terhadap para petani ini???
    Setahu saya, NU memiliki lembaga pendidikan (Ma’arif) dan secara kasat mata, berjalan cukup baik. ini dibuktikan dengan pesatnya perkembangan Sekolah-sekolah kejuruan (baca; SMK) yang kalau tidak salah jumlahnya ada 9. bahkan ada 1 SMK Ma’arif yang sudah menjadi RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). ini tentu sesuatu yang cukup membanggakan. Tapi sekaligus memprihatinkan, karena Maarif ikut-ikutan latah dengan lembaga-lembaga kependidikan lainnya yang ramai-ramai membuka SMK dengan orientasi menciptakan tenaga trampil (baca; buruh pabrik)yang hanya menjadi sapi perahan perusahaan-perusahaan (buktinya, sebagian besar dari mereka dikerjakan secara kontrak!!!).
    Selain itu tidak satupun SMK Ma’arif di Kebumen (setahu saya) yang membuka Program Studi Pertanian. Padahal Pertanian adalah sumber pencaharian sebagian besar warga NU.
    Dimana Lembaga-lembaga dan Lajnah-Lajnah di bawah PCNU? Adanya Lembaga-lembaga dan Lajnah di bawah PCNU juga belum terdengar kiprahnya dalam melakukan upaya-upaya kkongkrit pemberdayaan umat, misalnya melalui LPNU, LPPNU. Selain itu, pengembangan kualitas manusia NU yang digawangi oleh Lakpesdam NU juga belum terdengar kiprahnya.
    Demikian pernyataan dan pertanyaan saya…semoga hal ini bisa direfleksikan bersama, untuk kemudian berpikir dan bertindak sesuai apa yang dimaklumatkan oleh Ketua PCNU; konsisten melakukan upaya kongkret pemberdayaan masyarakat.

  2. agus ramadhan bin abdul razak wonosari rt 01 rw1 kradenan ambal kebumen

    Pendapat mas ma’sum saya kira sangat tepat.Sebagai warga NU Kebumen dan sempat menimba ilmu di SMK Maarif 1 saya berharap kepada petinggi NU di Kebumen(PCNUcs)bisa merealisasikan jurusan pertanian mengingat sebagian warga NU kebumen yang ternyata petani tulen…selama ini memang kita telah dininabobokan dengan konsep pendidikan yang hanya menghasilkan manusia-manusia pekerja bukan manusia-manusia pengusaha..Rasulullah,para sahabat sebagian besar adalah pengusaha(entrepreneur) bukan pekerja…masa kita hanya menyediakan kuli untuk pengusaha2 tionghoa.tidak malukah kita dengan menjadi buruh di negeri sendiri..PCNU Kebumen mempunyai PR untuk melaksanakan tugas ini…….

  3. sudah saatnya NU Kebumen kembali ke habitatnya mengurusi warganya yang ada ditingkat pedesaan. Orang-orang PKS serius dalam mengkader mulai dari usia anak-anak, sementara NU tidak pernah memikirkannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s