Kaum Nahdliyin Perlu Kembangkan Jiwa Wirausaha

KEBUMEN – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen Drs. H. Masykur Rozaq mengajak para santri dan generasi muda NU untuk banyak belajar kitab kuning. Sebab, di dalamnya mengandung banyak ajaran, termasuk perekonomian umat dan jiwa wirausaha.

Masykur menyatakan hal itu pada rangkaian Harlah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-55 di Aula PCNU Jl. Kusuma, baru-baru ini. Rangkaian kegiatan Harlah, menurut ketua IPNU Cabang Kebumen M. Anwarudin, meliputi lomba baca kitab kuning, lomba karya ilmiah santri dan pelajar SLTA, Maulid Nabi dan sosialisasi pemilu 2009.

Menurut Masykur, dewasa ini para santri kurang percaya diri mempelajari kitab kuning. Padahal jika mau mengkaji lebih dalam, seperti dalam Kitab Fathul Qorib, ada bab yang khusus menjelaskan perekonomian umat. Bahkan dunia juga belajar dari kitab kuning.

Masykur juga mengharapkan para pengasuh pondok pesantren memotivasi para santri untuk belajar kitab kuning yang aktual dan relevan. Sebab di dalamnya sesungguhnya banyak memuat sistem ekonomi Islam. Jika delama ini ekonomi warga nahdliyin masih terpuruk, tentu menjadi tanggung jawab bersama, negara, pesantren, para kiai, NU, dan generasi muda serta santri bersama intelektual muslim untuk mengatasinya.

Mayoritas
Ketua PCNU mengakui, di Kebumen ada sekitar 180 pondok pesantren. Daerah tersebut menjadi salah satu kantung NU di Jateng selatan. Jika penduduk Kebumen saat ini berjumlah sekitar 1,3 juta jiwa, sedangkan 80 persen adalah nahdliyin, artinya warga NU bisa dikatakan mayoritas.

Namun kondisi sosial ekonomi warga NU di pedesaan masih harus diperjuangkan. Itu sebabnya, ekonomi umat harus terus diperhatikan diberdayakan. Termasuk oleh kalangan muda NU, seperti IPNU dan IPPNU. Program NU antara lain mendorong pendirian berbagai koperasi dan lembaga ekonomi umat. Termasuk memfasilitasi permodalan dengan lembaga perbankan.

Masykur juga menajak pesantren dan generasi muda NU mengembangkan jiwa wirausaha. Virus wirausaha harus terus di kembangkan guna mengatasipersoalan ekonomi umat.

Makin tumbuhnya UKM dan pasar modern yang dikelola NU menjadi indikasi positif kebangkitan ekonomi umat.

Ketua IPNU Cabang Kebumen M. Anwarudin mengajak generasi muda NU selalu menjadikan Rosulullah Muhammad SAW sebagai teladan. Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi wahana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus mencintai Rosul.

Anwarudin juga mengajak generasi muda NU menggunakan hak pilih dalam pemilu 2009. Mengingat pemilu tinggal beberapa hari, tepatnya 6 April. Memilih para pemimmpin, apa pun partainya, perlu dilakukan secara cerdas. ” Dalam pemilu hendaknya kader muda NU bisa memilih politisi bermoral, punya tanggung jawab kepada konstituen
dan bisa mengangkat ekonomi umat.” (B3-24)

Sumber : Suara Merdeka – Rabu Pahing, 25 Maret 2009.

2 Komentar

Filed under kliping, pemikiran, Publik

2 responses to “Kaum Nahdliyin Perlu Kembangkan Jiwa Wirausaha

  1. jiwa apa yang ada dalam diri anak muda yang patut dikembangkan ke arah wirausaha.

  2. rifa'i

    “santri bisa belajar kitab kuning, dan belajar wirausaha_dalam banyak hal; santri tetap membutuhkan income dan da’wah”
    ***
    “santri harus menang dunyo lan dungo”
    “santri kudu menang duwit lan wirit”
    “santri kudu menang mikir lan dzikir”
    …semua berawal dari pesantren. Nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s