500 Warga NU Berangkat ke Makam Gus Dur

Suara Merdeka, Kebumen– Sekitar 500 warga NU yang terdiri atas para kiai, ulama, guru, dan karyawan lembaga pendidikan Ma’arif se-Kebumen, jum’at petang berangkat ke Jombang untuk tahlil menyambut peringatan 100 Hari Wafatnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Rombongan menggunakan sembilan bus itu dilepas Bupati KH M Nashiruddin AM dari Sekretariat PCNU Jalan Kusuma Kebumen.

Sebelum berangkat, warga NU juga membaca doa tahlil yang dipimpin KH Raden Rahmat Annasih yang juga Rois Syuriyah PCNU Kebumen. Beberapa ulama sepuh juga hadir seperti KH Zaenudin, KH Tahrer Masror, H Yusuf Solahudin, dan KH Muntaha Mahfudz.

Ketua PCNU Drs H Masykur Rozaq menjelaskan, rombongan terdiri atas pengurus PCNU, pengurus majelis wakil cabang (MWC) Nu se-Kebumen, para guru dan karyawan Ma’arif. Mereka akan berdoa dan berziarah ke Makam Gus Dur sekaligus makam pendiri NU KH Hasyim As’hari di kompleks Tebuireng, Jombang.

Menurut Masykur, tujuan ziarah itu menyambut 100 Hari Wafatnya Gus Dur dan memanjatkan doa bagi arwah pendiri NU beserta Gus Dur. Juga memohon barokah sekaligus mengharapkan agar NU Kebumen makin maju. “Kami ingin perjalanan NU Kebumen makin baik dan membawa manfaat bagi umat. Selain tahlil, juga ziarah ke makam Gus Dur dan Mbah Hasyim As’hari.”

Tokoh Dunia
Rombongan berangkat setelah shalat magrib. Diperkirakan sampai Jombang sebelum subuh. Selanjutnya akan shalat subuh di kompleks Tebuireng dan tahlil di makam. Siang hari akan sowan ke pemimpin Pesantren Tebuireng KH Solahudin Wahid. Selanjutnya rombongan akan terpecah ke makam Walisongo di Jatim dan makam tokoh nasional seperti Soeharto di Metesih Karanganyar.

Bupati Nashiruddin menyatakan, Gus Dur telah diakui ketokohannya tidak hanya oleh masyarakat Islam, namun juga tokoh diluar islam. Bahkan diakui secara nasional dan Internasional. Sebab, selama hidupnya telah memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan merupakan “rahmatan lil a’lamin”.

Menurut Bupati, Gus Dur bukan hanya sebagai tokoh ulama, melainkan seorang cendikiawan muslim yang telah memperjuangkan dan menegakan pluralisme, demokrasi dan humanisme ,sehingga layak diteladani bagi segenap umat Islam. Kepada rombongan ziarah, Bupati berpesan untuk bisa mendo’akan Gus Dus sebagai bentuk cinta kepada para Ulama dan Aulia.

Bupati menyatakan, Umat Islam merasa kehilangan atas wafatnya Gus Dur. Tidak ada salahnya warga NU Kebumen mendoakan ke makam Gus Dur. Namun diharapkan selama berziarah dimakam tokoh Ulama di Jatim itu tetap tertib dan menjaga nama baik daerah kebumen.

Sumber; Suara Merdeka edisi; Sabtu, 3 April 2010

1 Komentar

Filed under Doa, kliping, penghargaan, peringatan, Publik, Uncategorized

One response to “500 Warga NU Berangkat ke Makam Gus Dur

  1. HR Manshur Mu'thy A Khayyi

    Saran saya kepada Segenap warga Nahdhiyyin , terutama tokoh dan generasi muda, untuk lebih mendalami konun Asasinya Hadrotsyeikh , yang juga Pembukaan Anggaran dasar NU, agar tidak terjebak oleh perdebatan isu isu yg mengatasnamakan pemurnian khithah dsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s